Mei 02, 2010

Ano Hito no Koto

Hello there,,

apa kabar kalian?

kabarku? yah, aku memikirkan banyak hal belakangan ini...beberapa hal merisaukan yang terjadi di sekitarku. dan sekarang aku sedang sangat sedih mengingat salah satunya.
aku ingin bercerita, tapi aku sangat tidak suka dan tidak nyaman dengan sesuatu yang biasa kita sebut "curhat" secara langsung. alasannya? mungkin akan kuceritakan kapan2.
yang jelas aku lebih suka menuangkannya lewat tulisan (ketikan, lebih tepatnya).
karena itu aku akan menulisnya sekarang.

oh, mungkin tulisan kali ini sedikit abstrak dan geje dan tidak transparan. maafkan aku, aku tidak bisa mengekspos semuanya.


-Ano hito no koto- (kata di samping adalah bahasa jepang. bila anda tidak tahu, silakan cari di kamus)

nggak usah ditanya siapa ano hito, pokoknya ada seseorang yang suka berpikir terlalu jauh, unpredictable, neko2, mudah parno dan mudah salah paham.
dan yang menyebabkannya jadi seperti itu adalah beberapa kejadian di masa lalu yang tak terhindarkan, jadi aku tak bisa menyalahkannya yang jadi bersifat begitu

menyebalkan. sungguh mengesalkan.
dan aku sangat menyesal karena harus jadi seperti ini.
aku menyesal karena harus jadi seperti ini.
aku menyesal karena kejadian itu menimpanya
aku menyesal karena beberapa orang yang (padahal) tahu tidak memedulikannya
aku menyesal karena mereka yang membuatnya jadi seperti itu tidak mau bertanggung jawab
aku menyesal karena tidak berbuat apa-apa
dan aku menyesal karena sekarang pun aku tak tahu harus berbuat apa.

beberapa hari yang lalu (lagi2) aku terlibat masalah dengannya. kami bertengkar dan aku menangis hebat. hebat sekali sampai mataku kayak kertas digunting jadi dua. padahal waktu itu besoknya aku harus menghadapi tes hyouki alias ujian dari dosen sakti tentang gulungan perkamen keramat yang dulu pernah aku ceritakan itu.
hell. taihen datta.
tengah malam itu setengah mati aku belajar sambil ngompres mata biar paginya kelihatan normal lagi. dan untungnya berhasil.

kembali ke masalah ano hito tadi.
kami beberapa kali bertengkar, kadang karena alasan yang tidak jelas karena, seperti yang kubilang tadi, ia suka parno sendiri yang berujung salah paham dalam menginterpretasikan tindakan atau ucapanku. padahal aku tidak memiliki maksud apapun, tapi dikira memiliki maksud jelek. betapa ia menyudutkanku sedemikian rupa padahal aku berusaha setengah mati berhati-hati menjaga kata-kata dan sikapku agar tidak menyulut kesalahpahaman.
mungkin dulu ia pun mendapat perlakuan seperti itu, dan kini tanpa sadar ia melakukan hal yang sama padaku.

aku ingin sekali menolongnya, tapi apa kuasaku?
seandainya aku punya alat-pembalik-waktu aku akan dengan senang hati menggunakannya dan mengajaknya kembali ke masa lalu, dimana--sebelum dihancurkan dengan sadis oleh seseorang dan orang lainnya--semua masih baik-baik saja.
aku ingin kembali ke masa lalu dan menolongnya.

sayangnya alat seperti itu tidak ada.
kita tidak bisa menyalahkan masa lalu. sekaranglah aku harus menolongnya.

tapi sepertinya ia menolak pertolonganku.
dan pertolongan orang2 lain yang ikhlas ingin menolong.

oh, god..
aku ingin menolongnya, sungguh.
aku ingin mengeluarkannya dari penjara itu.

semoga suatu saat nanti ia mau membuka hati dan pikirannya.
dan melupakan masa lalunya.

amin.


note: anggap saja ini racauan ngaco dariku, tidak usah dipikirkan. orang yang kubicarakan diatas bukan salah satu dari kalian (mungkin).



good night 'n sweet dream.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar